Thursday, October 1, 2015

Ayo Lestarikan Badak


 
          Badak bercula satu merupakan salah satu hewan yang sudah langka keberadaannya. Kondisi badak jawa di Indonesia sangat memperihatinkan karena jumlah populasi pada tahun 2014 diperkirakan 57 ekor.  kematian badak dapat disebabkan oleh perburuan manusia, peperangan, dan bencana alam. Untuk melindungi badak dari ancaman tersebut, sebagai  manusia kita harus melestarikan keberadaanya, agar anak cucu kita masih bisa melihat makhluk Tuhan yang unik tersebut. Salah satu bentuk pelestarian hewan yang berlatin Rhinoceros sondaicus adalah dengan memperhatikan habitat atau rumah yang baik bagi hewan ini. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan kesejahteraan hewan di mana kesejahteraan ini dapat membawa badak menjadi lebih nyaman , sehingga hal yang berawal dengan sejahtera akan menghasilkan dampak yang baik. Dengan demikian harapan bertambahnya populasi badak jawa dapat bertambah.
          Secara naluri, badak jawa menyukai tempat yang ada airnya, seperti daerang dekat pantai dan lumpur. Di tempat tersebut badak sering berendam diri yang dilakukan siang dan malam hari,  hal ini dilakukan untuk menjaga suhu normal tubuh badak. Di tempat tersebut badak memakan makanan yang berasal dari tanaman, seperti ranting, daun, tunas, dan buah. Hewan herbivora ini diperkirakan mengonsumsi 50 kg pakan/hari, maka tak heran badak memiliki berat badan 900 sampai 2.300 kilogram.
          Dengan mengetahui sifat naluri tersebut, untuk membuat tempat yang nyaman bagi badak, kita harus menyediakan tempat yang disukai badak. Tempat ini pastinya di alam bebas dan dilindungi oleh pemerintah, seperti Taman Nasional Ujung Kulon di pulau Jawa. Tempat yang akan dijadikan sebagai habitat yang nyaman, perlu disediakannya sumber air dan sumber pakan yang optimal. Hal ini agar badak tidak kekurangan air atau pakan pada saat musim kemarau khusunya. Ketersediaan air bisa dibuat dari pipa yang menghubungkan dari sumber air ke tempat badak berkubang, sedangkan untuk menyediakan pakan dapat dilakukan dengan cara menanam pohon atau tanaman yang disukai badak, agar badak tidak terganggu dengan keberadaan manusia, penananam pohon dapat dilakukan dengan cara pengalihan tempat badak terlebih dahulu yaitu dari tempat satu ke tempat lainnya, namun tempat tersebut masih dalam satu populasi. Disamping penyediaan sumber air dan pakan, pemasangan kamera atau CCTV pun penting dilakukan, hal ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas badak seperti makan, minum, kawin dan lain-lain. Selain itu, untuk mencegah terjadinya kepunahan yang disebabkan oleh perburuan.